Dasar – Dasar Pembelajaran Biologi

KELOMPOK 5
Ainun Nadhifah                      (15320105)
Erisca Khoiriyah Hapsari        (15320088)
Diah Ayu Ratnaningtyas        (15320107)
Yul Fatul Kholifah                  (15320038)
Ichsan Aji Kusnandar             (15320005)
Kelas               : 3D Pendidikan Biologi
Mata Kuliah    : Dasar – Dasar Pembelajaran Biologi

·         Akar penyebab masalah :
1.      Kurangnya kepercayaan diri setiap anggota kelompok tersebut.
2.      Salah satu atau beberapa anggota tidak ada yang dapat memberi motivasi antar teman.
3.      Anggota kelompok bersifat individualisme.
4.      Kurangnya penguasaan materi.
5.      Saat mengerjakan tugas terdapat anggota tim yang kurang lengkap.
6.      Tidak berani mengungkapkan argumennya.
7.      Ada anggota kelompok yang menyepelekan tugas.
8.      Kurangnya kekompakan antar anggota kelompok tersebut.

·         Dua akar penyebab :
1.      Kurangnya kekompakan antar anggota kelompok tersebut pada saat mengerjakan soal, sehingga beberapa soal tidak tepat waktu terselesaikan.
2.      Ada anggota kelompok yang menyepelekan tugas sehingga pengumpulan tugas menjadi lambat.

·         Identifikasi metode atau prinsip yang dapat diterapkan :
1.      Penguatan negatif
2.      Kepunahan
3.      Hukuman
4.      Penjadwalan

·         Strategi implementasi atau penerapan dari permasalahan :
Implementasi dari metode atau prinsip yang diterapkan untuk permasalahan tersebut dengan penguatan negatif, kepunahan, hukuman, dan penjadwalan. Implementasi dari penguatan negataif yaitu dengan menggunakan metode yang melibatkan permainan. Stimulus diskriminatif yang diberikan oleh pak narso adalah memberikan tugas kelompok. Respon yang diberikan oleh salah satu kelompok tidak merespon dengan baik yaitu pengumpulan tugas yang tidak tepat waktu. Stimulus reforcemens yang diberikan oleh guru yaitu dengan pembelajaran menggunakan metode yang melibatkan permainan. Jadi setiap anggota dari kelompok tersebut memiliki ketua yang mengkoordinir pembagian tugas, masing-masing anggota dalam permainan, dalam setiap anggota harus memecahkan soal yang diberikan oleh guru tersebut. Setiap kelompok harus menyelesaikan tugas dengan cepat dan diserahkan kepada guru kemudian perwakilan dari setiap kelompok  mengumpulkan tugas kepada guru. Kelompok yang tercepat akan mendapatkan penghargaan berupa mengambil salah satu anggota dari kelompok lain untuk di eksekusi dan anggota yang sudah di eksekusi tidak boleh mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Penjelasan dari penguatan negatif tersebut kelompok yang lambat mengerjakan tugas dengan permainan ini yang menuntut atau kecepatan menyelesaikan tugas kelompok ini akan semangat dan dapat menguasai materi dan mengerjakan tugas dengan cepat dan kompak.
Implementasi dari kepunahan yaitu kelompok yang lambat mengerjakan tugas akan terdorong untuk mengerjakan tugasnya dengan cepat. Sehingga kepunahan yang dimaksud adalah kelompok yang kurang cepat dalam mengumpulkan tugas akan meresa bahwa mereka kurang cepat mengumpulkan tugas sehingga dia berfikir lebih baik tidak mengerjakan tugas dengan cepat dan kemudian dieksekusi tidak akan mengerjakan tugas. Mereka akan lebih memilik diam tidak mengerjakan tugas.
Implementasi dari hukuman yaitu guru akan mengkritik atau menegur kelompok yang mengumpulkan tugas tidak tepat waktu, sehingga diharapkan dengan metode hukuman ini, kelompok yang mengumpulkan tugas tidak tepat waktu akan menyadari kesalahannya dan tidak akan mengulanginya sehingga pada pembelajaran selanjutnya kelompok tersebut akan mengumpulkan tugas tepat waktu.
Implementasi dari penjadwalan yaitu metode permainan ini tidak harus dilakukan terus-menerus, dilakukan hanya pada waktu tertentu atau pada mata pelajaran yang siswa kurang tertarik. Sehingga permainan ini akan membantu ketertarikan dengan materi tersebut. Dengan dilakukannya penjadwalan, maka siswa tidak akan meras bosan dengan stimulus reforcement yang diberikan oleh guru.


Comments

Popular posts from this blog

MAKALAH LANDASAN PENDIDIKAN SISTEM PENDIDIKAN FINLANDIA

ORGAN EKSKRESI HATI